Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Achmad Ardianto, S.H., M.Kn., secara resmi membuka kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026.
Upacara pembukaan berlangsung di Lapangan Penumping, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (13/10/2026).
Didampingi Komandan Kodim (Dandim) 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman, S.H., pembukaan TMMD mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, ditandai dengan pemukulan kentongan serta peletakan batu pertama proyek drainase.
Dalam amanatnya selaku inspektur upacara, Respati menegaskan bahwa TMMD Sengkuyung merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat. Semangat gotong royong (sengkuyung) menjadi modal utama dalam mengatasi berbagai tantangan infrastruktur dan sosial di Kota Solo.
"Mengingat kita mulai memasuki musim penghujan, perbaikan saluran drainase ini sangat penting dan strategis untuk memperlancar aliran air serta mencegah genangan, sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi warga," ujar Respati.
Program TMMD kali ini dipusatkan di Kelurahan Penumping selama 30 hari kalender, terhitung mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026, setelah diawali tahapan Pra-TMMD sejak 28 September lalu.
Pekerjaan fisik difokuskan pada pembangunan drainase U-Ditch sepanjang total 647 meter yang terbagi di dua lokasi strategis, yakni di Jalan Sutowijoyo dan Jalan Kebangkitan Nasional.
Mengingat lokasi pengerjaan berada di jalur padat aktivitas dan berdekatan dengan jaringan utilitas publik, Wali Kota menginstruksikan seluruh pihak terkai termasuk Kodim, Polresta, OPD teknis (DPUPR, Dishub, DLH, Disperumkimtan), hingga PDAM, untuk memperkuat koordinasi terkait rekayasa lalu lintas dan pengamanan perpipaan.
Selain sasaran fisik, TMMD Sengkuyung Tahap IV juga melaksanakan berbagai program non-fisik, seperti penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Pencegahan Stunting, Kamtibmas, Bahaya Narkoba, Mitigasi Bencana, hingga pembagian sembako bagi masyarakat sekitar.
Upacara pembukaan ini diikuti sekitar 250 peserta dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Surakarta, jajaran TNI-Polri, perangkat kecamatan dan kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat.
Penulis : Arda 72






0 comments:
Posting Komentar
Hanya pesan membangun