All Posts | Media Buser Polkrim

Berita Terkini

Polresta Cirebon Gelar Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Sinergi untuk Pengabdian kepada Masyarakat

CIREBON – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 terasa khidmat dan penuh kebersamaan di Mapolresta Cirebon, Rabu (1/7/2026). Jajaran P...

Postingan Populer

Rabu, 01 Juli 2026

"Suma" Kuwu desa Sende diduga lakukan Gratifikasi Dana CSR, sebagian dijadikan Bancakan

Buserpolkrim.com

Desa Sende kecamatan Arjawinangun kabupaten Cirebon tanggal 16 mei 2025 mendapat dana Corporate Social Responsibility ( CRS ) namun kuat ditengarai sebagian dana hibah tersebut dijadikan Bancakan oknum Kuwu dan beberapa perangkat desa Sende .

Pasalnya dari data yang diterima awak media ada penyerahan uang sebesar Rp 43.610.000 yang dikuatkan dengan bukti kwitansi dan bukti berita acara penyerahan bahkan ada lagi bukti transfer kepada nomor rekening yang diduga milik salah satu perangkat desa Sende sebesar Rp 4.000,000 yang menjadi pertanyaan uang tersebut untuk apa saja dan kenapa ditranfer ke nomor rekening berbeda.

Untuk mendapat kejelasan awak media Jumat (26/6) mencoba menemui Suma Kuwu Sende dikantor balai desa menurut salah satu perangkat desa saat ditanya keberadaan Kuwu pihaknya mengatakan " pak Kuwu sedang ada tamu pak " ujarnya singkat sambil berlalu awak media lantas menemui beberapa perangkat desa yang saat itu sedang ngobrol disudut ruangan " oleh mandor kedua awak media dipersilahkan untuk duduk dilobi " duduknya disini saja pak" ujar mandor tanpa ditanya maksud kedatangan awak media seketika itu mandor langsung pergi entah kemana .

perangkat desa Sende yang lain lantas menanyakan kepada kedua awak media " kalau pak Kuwu tidak ada pak katanya sih hari ini tuh mobil kopdes mau datang kayaknya pak Kuwu lagi nunggu mobil , kalau motor dinas Kuwu yang dipakai oleh bagian program , nggak tahu nih mungkin pak tulis juga lagi sama pak Kuwu ia nggak tahu, adapun kalau mandor pergi katanya ada warga yang menelpon katanya disuruh kesana pak " paparnya 

Selang beberapa jam awak media menghubungi Kuwu melalui pesan singkat whastAap menanyakan terkait dana CSR " jadi saya juga kaget ditanya inspektorat jumblahnya segitu tuh kerena desa menerima 15 juta ,jadi ada apa dengan pihak wifi saya kan kaget disitu ada kwitansi yang jumblahnya segitu ia tidak tahu itu sih ' sanggah Kuwu 
Saat ditanya dana untuk kontribusi Suma mengatakan " jadi saya jelaskan ia itu saya kaget menerima segitu tuh ,jadi uang yang masuk kedesa plus transfer itu hanya 15 juta malah saya kaget dikwitansi tidak ada tanda tangannya, masalah itu saya serahkan ke mandor semua untuk sosialisasi kemasyarakat dan kemaslahatan masyarakat dan punten desa Sende sudah diperiksa inspektorat dan dijadikan temuan " elak Kuwu 

Saat katakan jika dikwitansi ada stempel dan bermaterai dirinya mengaku kaget " justru itu saya kaget bahkan desa desa lain menerima diluar itu karena desa Sende baru dapat program CSR jadi hal hal seperti itu tidak memahami , jadi masalah wifi saya serahkan ke mandor tapi poin pertamanya desa sudah diperiksa dan kalau berbicara tentang CSR Cirebon barat semuanya menerima mas, mas punten saya lagi sama anak " ujar Kuwu sambil buru buru mematikan handphonenya 

Disisi lain orang yang oleh Kuwu disebut mandor saat di kirim pertanyaan lewat pesan singkat WhastAap tidak juga mau membalas .

( M kozim )

Hari Bhayangkara ke-80: Suwanto S.H., M.H. Apresiasi Pengabdian dan Peran Strategis Polri


 
Jakarta, 30 Juni 2026 – Memasuki peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Suwanto, S.H., M.H. – yang menjabat sebagai Pimpinan Suwan Justice Law Firm, Pemimpin Redaksi investigasikriminal.com, sekaligus Wakil Ketua Umum Organisasi Advokat Feradi WPI – menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia.
 
Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus atas dedikasi, pengabdian, dan kerja keras tak kenal lelah yang ditunjukkan oleh seluruh personel Polri. Selama ini, Polri terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menegakkan hukum secara profesional, modern, dan dapat dipercaya di seluruh penjuru tanah air.
 
“Selama 80 tahun perjalanan Bhayangkara, Polri telah berdiri sebagai garda terdepan dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Khususnya dalam penanganan kasus kriminal dan penegakan hukum, peran Polri sangat krusial untuk mewujudkan rasa aman sekaligus keadilan yang dirasakan oleh seluruh warga negara,” tegas Suwanto di Jakarta, Selasa (30/6).
 
Ia juga menyampaikan harapan agar di usia ke-80 ini, Polri semakin matang dan konsisten menjalankan visi PRESISI: Prediktif, Berintegritas, Responsibel, Transparan, dan Berkeadilan. “Semoga Polri semakin manusiawi, menjunjung tinggi integritas, serta terus meningkatkan kinerjanya menjadi pelindung dan pengayom yang andal, demi mewujudkan Indonesia yang aman, adil, dan sejahtera,” tambahnya.
 
Sebagai praktisi hukum dan pengelola media yang fokus mengawasi jalannya penegakan hukum, Suwanto menegaskan komitmennya untuk terus membangun kerja sama yang konstruktif dan terbuka bersama Polri. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sistem hukum yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
 
Dirgahayu Bhayangkara ke-80! Polri Melayani, Melindungi, Mengayomi.
 
 Harun

Selasa, 30 Juni 2026

Libatkan Warga Setiap Hari, Desa Lajer Rampungkan Rabat Beton 382 Meter dari Dana Desa


Indramayu,
 BP-fokusdialog.com - Pemerintah Desa Lajer, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, baru-baru ini telah merampungkan pembangunan rabat beton jalan lingkungan Tambak Limpas pada Sabtu (27/6/2026).

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Desa Lajer, Saripudin, yang mewakili Kuwu Lajer Sujono saat meninjau lokasi di hari terakhir pengerjaan.

"Alhamdulillah, hari ini terakhir pengerjaan dan diharapkan selesai dengan baik tanpa ada halangan apapun," ujarnya.


Ia menjelaskan, pembangunan jalan lingkungan ini berukuran panjang 382 meter, lebar 2 meter, dan ketebalan 12 centimeter. Anggarannya bersumber dari Dana Desa 2026 sebesar Rp193.600.000. Pengerjaan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan 25 sampai 30 warga Desa Lajer setiap harinya.

Saripudin menegaskan, seluruh program di Desa Lajer sudah melalui mekanisme sesuai aturan pusat dan Pemda Indramayu.

"Semua kegiatan dari perencanaan hingga pelaksanaan telah dirapatkan melalui Musrenbang maupun Musdes bersama aparatur desa, BPD, RT, RW, tokoh masyarakat dan warga Desa Lajer," jelasnya.


Selain rabat beton, Dana Desa 2026 Desa Lajer juga diprioritaskan untuk BLT Jompo Rp36.000.000, PKTD Rp203.600.000, pengerasan selokan Rp10.000.000, Sunting Rp85.200.000, PMT Rp14.400.000, honor kader Rp54.000.000, honor PAUD dan Madrasah Rp16.800.000, Desa Adaptif Iklim Rp13.500.000, fogging Rp13.500.000, desa digital Rp10.000.000, ketahanan pangan Rp14.000.000, precast jalan usaha tani Rp14.000.000, dan lainnya.

Sementara menurut Ketua RT 03, Iswandi, saat ditemui awak media dilokasi proyek menyebut warga sangat senang.

"Sudah lama warga mendambakan pengecoran ini. Dulu pernah direhab tapi rusak lagi. Alhamdulillah sekarang permanen, mobilitas lancar, hasil pertanian meningkat, perekonomian pun naik. Kami ucapkan terima kasih kepada Kuwu Sujono dan perangkat desa," katanya.

Hal senada juga diungkapkan warga RT 01 RW 01, Caniwan, yang sangat bersyukur dan berterimakasih kepada seluruh jajaran aparatur desa Lajer atas terealisasinya pengecoran jalan lingkungan di sekitar tempat tinggalnya.

"Saya berterima kasih kepada aparat desa yang merealisasikan program sesuai hasil Musdes. Ini berkat support aparat desa," terangnya.

Kuwu Sujono melalui Sekdes Saripudin berpesan agar jalan yang sudah dibeton dijaga bersama.

"Mari kita jaga bersama hasil pembangunan ini, karena semua program di Desa Lajer atas dasar keinginan masyarakat. Kami akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk kemajuan dan kesejahteraan warga Desa Lajer," pungkasnya.

Penulis: Jaya 

Editor: Adi M


Kapolresta Cirebon Pimpin Korps Raport Kenaikan Pangkat 114 Personel, Tekankan Profesionalisme, Integritas, dan Pengabdian kepada Masyarakat

CIREBON – Suasana penuh rasa syukur dan kebanggaan mewarnai Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat Anggota Polri dan ASN Polresta Cirebon Periode 1 Juli 2026 yang digelar di Lapangan Apel Mapolresta Cirebon, Selasa (30/6/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., selaku Inspektur Upacara.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kota Cirebon Ny. Mia Imara Utama, Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, para perwira staf, pengurus Bhayangkari, serta seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat bersama keluarga.

Sebanyak 114 personel memperoleh kenaikan pangkat pada periode 1 Juli 2026, terdiri dari 113 anggota Polri dan 1 ASN. Rinciannya yakni 1 personel dari IPTU ke AKP, 2 personel dari IPDA ke IPTU, 33 personel dari AIPDA ke AIPTU, 50 personel dari BRIPKA ke AIPDA, 2 personel dari Brigadir ke BRIPKA, 11 personel dari BRIPTU ke Brigadir, 14 personel dari BRIPDA ke BRIPTU, serta 1 ASN dari Penata Muda ke Penata Muda Tingkat I.

Dalam amanatnya, Kapolresta Cirebon mengajak seluruh personel untuk senantiasa memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas segala nikmat dan karunia-Nya sehingga upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat dapat terlaksana dengan lancar dan penuh khidmat.

Kapolresta menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hadiah semata, melainkan bentuk penghargaan dari negara atas dedikasi, loyalitas, disiplin, integritas, dan prestasi kerja yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas sebagai insan Bhayangkara.

«"Kenaikan pangkat pada hakikatnya merupakan amanah sekaligus rahmat dari Allah SWT. Ini adalah penghargaan atas prestasi kerja dan pengabdian yang telah saudara tunjukkan. Oleh karena itu, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh personel yang hari ini mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Kombes Pol. Imara Utama.»

Menurutnya, semakin tinggi pangkat yang disandang, maka semakin besar pula tanggung jawab moral maupun profesional yang harus diemban. Setiap personel dituntut mampu menjadi teladan, menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, transparan, dan berkeadilan.

Kapolresta juga memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga personel yang telah memberikan doa, dukungan, dan pengorbanan selama anggota menjalankan tugas.

«"Keberhasilan yang diraih hari ini tentu tidak terlepas dari doa, kesabaran, serta dukungan istri, suami, dan keluarga. Jadikan keluarga sebagai sumber inspirasi, semangat, dan kekuatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Dengan dukungan keluarga, saya yakin setiap personel mampu memberikan pengabdian terbaik demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon," ungkapnya.»

Ia berharap momentum kenaikan pangkat ini semakin memperkuat semangat seluruh personel Polresta Cirebon untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, menjaga soliditas internal, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

"Teruslah bekerja dengan ikhlas, profesional, dan penuh tanggung jawab. Jadilah anggota Polri yang Presisi, dicintai masyarakat, serta mampu menjawab setiap tantangan tugas di masa mendatang. Pangkat boleh bertambah, tetapi kerendahan hati, integritas, dan semangat melayani harus semakin besar," tegas Kapolresta.

Di akhir kegiatan, Kapolresta Cirebon turut mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Masyarakat juga diimbau agar tidak ragu melaporkan setiap tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam sebagai layanan kepolisian cepat, mudah, dan bebas pulsa.
Seluruh rangkaian Upacara Korps Raport Kenaikan Pangkat berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar. Momentum tersebut menjadi simbol penghargaan atas dedikasi personel sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan Polresta Cirebon kepada masyarakat.

((Marta))

BKPSDM Indramayu Tegaskan Ujikom Jabatan Kadis Sesuai Prosedur, Bantah Isu Transaksional

​INDRAMAYU,– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menegaskan bahwa proses Uji Kompetensi (Ujikom) untuk pengisian jabatan Kepala Dinas (Eselon 2b) yang kosong telah dilakukan sesuai regulasi. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan isu miring terkait dugaan transaksional dalam proses tersebut. Selasa (30/6/2026). 

​Sekertaris Jendral AMKI (Asosiasi Media Konvergensi Indonesia) Kabupaten Indramayu, Tomi Susanto, menyatakan bahwa narasi negatif yang beredar mengenai keterlibatan dua ASN asal Kabupaten Cirebon dalam Ujikom tersebut tidak berdasar. Ia memastikan seluruh tahapan telah mengikuti mekanisme yang sah.

​"Seluruh proses dilakukan sesuai peraturan perundang-undangan. Kami mendukung penuh tahapan pengisian jabatan ini agar Pemkab Indramayu memiliki pejabat definitif yang mampu bersinergi membangun daerah," ujar Tomi.

​Tomi menambahkan, dua ASN asal Cirebon yang mengikuti seleksi tersebut, Helmi Rivai dan Uus Sudrsjat, merupakan talenta yang memenuhi kualifikasi, kompetensi, dan rekam jejak yang baik. Keikutsertaan mereka pun didukung oleh Bupati Cirebon sesuai ketentuan mutasi PNS berdasarkan Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2019.

​Sesuai Prosedur dan Izin BKN

​Senada dengan hal tersebut, Kepala BKPSDM Kabupaten Indramayu, Muhammad Zaenal Muttaqin, memastikan bahwa seluruh tahapan Ujikom, baik bagi peserta internal maupun eksternal, telah menempuh jalur resmi.

​"Proses ini dilakukan melalui pemetaan talenta yang diikuti 41 peserta. Untuk peserta eksternal, kami melakukan permintaan resmi kepada Bupati Cirebon," jelas Zaenal.
​Zaenal memaparkan, mekanisme seleksi dimulai dari Kelompok Rencana Suksesi (KRS), penilaian oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), hingga pengajuan izin ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).

​"Setelah mendapat rekomendasi BKN dan seluruh syarat terpenuhi, barulah pengukuhan dilakukan. Jadi, penetapan pejabat tingkat kepala dinas ini sangat transparan dan akuntabel," tegasnya.

​Terkait isu yang beredar, Zaenal juga meluruskan bahwa Ujikom ini hanya ditujukan untuk mengisi 10 jabatan Eselon 2b dan tidak memiliki kaitan dengan jabatan Sekretaris Daerah (Sekda). Ia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Nurbaeti